Minggu, 28 Juli 2013

Hampir 68 tahun merdeka


Masih adakah kepedihan di negeri ini?
Seperti masa sekian puluh tahun lalu
yang dipertontonkan dalam sebuah cuplikan G 30 S
Rakyat mengantri membeli minyak
Makan pagi namun entah makan sore hari

Masih adakah derita anak bangsa ini?
Seperti masa puluhan tahun silam
pada saat kita masih disibukkan berbagai konflik
pemberontakan, gerombolan, penculikan
banyak yang tidak mampu sekolah dan membaca
bangsa yang bodoh adalah niscaya

Masih adakah gubug-gubug reyot yang dihuni belasan orang?
oh masih ada
Hey itu siapa yang jawb? bohong kau
Haha..... tengok saja sana sendiri
di kampung-kampung kumuh
di TPA-TPA, tentunya bukan Taman Pendidikan Alquran
di gang-gang sempit, seperti gang kelinci dengan labirin-labirinnya
itu semua menjadi pemandangan wajar

Masihkah eksplotiasi Sumber Aya Alam terjadi di negeri ini?
tidak ada, semua sesuai prosedur
hah.....bullshit kau
Bukankah semua kekayaan kita dikeruk asing?
Berapa yang dinikmati anak bangsa, hah?
dasar cecunguk, begundal, kolaborator!
Sampai kapan kau jual negeri ini?
apa konsesi yang kalian dapatkan dari mereka dengan mengorbankan rakyat?
biadab!

Oh, tidak begitu kawan! Saya melakukan ini demi rakyat
ujar para begundal itu
Rakyat yang mana heh? Rakyat keluargamu? kolegamu? konco-koncomu.
Lihat di sana......para penganggur
Lihat di sana.......si Icih merintih
kata Iwan Fals menyelang

Huh.....bangsa ini masih penuh kemunafikan
setelah hampir 68 tahun merdeka

Bandung, 29 Juli 2013 pkl 13.49

Tidak ada komentar:

Posting Komentar