Senja yang temaram
Segar aroma bekas hujan
Nyanyian cihcir mengusik kesepian
di pematang sawah dekat rumah kita
Di ufuk barat garis kemerahan membentang
pertanda malam tak akan terlalu lama datang
dan kita masih bercengkerama tentang cerita masa silam
saat semua masih baik-baik saja
Ini, kita berusaha merekat pecahan-pecahan gelas kaca
di antara harap dan kecemasan
akankah terulang?
Saya harap semua baik-baik saja, kembali membaik
bukankah ada janji yang kedua?
bukankah kita sama memiliki cita?
tapi itu semua terserah padamu
ku hanya sekedar menawar asa
di temaram senja
mereka yang mengukir asa
jugakah kita?
ah sudahlah, semoga ini tidak sia-sia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar